
Kota Jambi � MTsNegeri 1 Kota Jambi turut ambil bagian dalam kegiatan Deklarasi Akbar Tolak Paham IRET, TCC dan Perundungan di Lingkungan Pendidikan Provinsi Jambi yang digelar di GOR Kota Baru, Kota Jambi, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Satgas Wilayah Jambi Densus 88 AT Polri bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, dan Dinas Pendidikan Kota Jambi.
Kegiatan deklarasi akbar tersebut mengusung tema:
�Generasi Muda Jambi; Merajut Keberagaman, Merawat Persatuan, Utamakan Pendidikan, NKRI Harga Mati.�
Sebanyak 198 satuan pendidikan se-Provinsi Jambi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini secara daring maupun langsung, dengan jumlah peserta yang hadir secara langsung di GOR Kota Baru Kota Jambi mencapai sekitar 1.000 orang.

MTsN 1 Kota Jambi sendiri mengirimkan sebanyak 70 peserta didik untuk mengikuti kegiatan tersebut. MTsN 1 Kota Jambi hadir bersama siswa dan guru pendamping dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang aman, damai, moderat, dan bebas dari pengaruh negatif. Para peserta juga mengikuti penandatanganan deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I. Selain itu, hadir pula Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisna Halomoan Siregar, S.I.K., unsur Forkopimda, kepala dinas, tokoh pendidikan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap berkembangnya komunitas maupun paham menyimpang yang dapat memengaruhi generasi muda. Salah satunya fenomena True Crime Community (TCC) yang belakangan menjadi perhatian karena melibatkan anak-anak korban bullying dari berbagai daerah di Indonesia. Disebutkan bahwa terdapat sekitar 70 anak dari 19 provinsi yang terindikasi terlibat dalam komunitas tersebut, termasuk dikaitkan dengan sejumlah aksi kriminal dan teror di beberapa wilayah seperti Jakarta dan Kalimantan.

Plt. Kepala MTsN 1 Kota Jambi, Fatimah Lubis, S.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan madrasah dalam deklarasi akbar ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga peserta didik dari pengaruh radikalisme, kekerasan, dan perundungan, sekaligus memperkuat karakter moderasi beragama dan cinta tanah air di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik di Provinsi Jambi mampu memperkuat iman dan ilmu, bijak dalam menyaring informasi, menjaga toleransi, serta menolak segala bentuk kekerasan dan paham radikal demi terwujudnya dunia pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.
RA
|
212x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...